Dasar Sistem Telekomunikasi – Chapter 1
Dasar Sistem
Telekomunikasi – Chapter 1
APA ITU TELEKOMUNIKASI
Telekomunikasi adalah setiap pemancaran, pengiriman, dan
atau penerimaan dari setiap informasi dalam bentuk tanda-tanda, isyarat,
tulisan, gambar, suara dan bunyi melalui sistem kawat, optik, radio, atau
sistem elektromagnetik lainnya.
► Informasi ini dapat berupa informasi suara, data, dan gambar .
► Dalam penyampaian informasi ini diperlukan media transmisi yang
terbagi ke empat tipe dasar:
❑ Copper (Tembaga)
▪ Pasangan kawat
▪ Kabel koaksial
❑ Serat optic
❑ Gelombang radio.
Prinsip Kerja Komunikasi :
Prinsip Kerja Komunikasi
► Sebuah pesan (message) yang berisi informasi yang harus dikirimkan dari individu/perangkat menuju perangkat yang lain.
► Pesan/informasi tersebut selanjutnya dikonversi menjadi sinyal (listrik/elektromagnetik/optik) analog ataupun digital. Proses ini terjadi pada perangkat encoder.
► Sinyal tersebut kemudian dikirimkan/dipancarkan oleh pengirim (transmitter) melalui media tertentu.
Prinsip Kerja Komunikasi
► Media transmisi yang dapat digunakan tergantung dengan jenis perangkatnya (kabel
tembaga, kabel coaxial, kabel serat optik, udara/radio, dll)
► Sinyal tersebut diterima oleh stasiun penerima (receiver).
► Sinyal yg diterima tersebut di-decode kembali menjadi pesan/informasi asli agar dapat
dibaca/didengar/dilihat oleh penerima.
Signifikansi Telekomunikasi
► Jaringan telekomunikasi yang berbeda terhubung ke dalam sistem global yang kompleks dan terus mengalami perkembangan.
► Tidak ada sistem lain di dunia yang melebihi kompleksitas jaringan telekomunikasi.
► Telekomunikasi memainkan peran penting di banyak bidang kehidupan sehari-hari.
❑ Perbankan, anjungan tunai mandiri, telebanking;
❑ Penerbangan, pemesanan tiket;
❑ Penjualan, grosir dan penanganan pesanan;
❑ Pembayaran kartu kredit di pompa bensin;
❑ Pemesanan kamar hotel oleh agen perjalanan;
❑ Pembelian material menurut industri;
❑ Operasi pemerintah, seperti perpajakan.
Signifikansi Telekomunikasi :
Standardisasi Sistem Komunikasi
► Peralatan komunikasi dibuat oleh berbagai macam produsen atau vendor.
► Agar peralatan yang berasal dari vendor yang berbeda ini bisa terjadi interoperabilitas, kesesuaian, dan kinerja maka diperlukan standarisasi.
► Standar terbuka diperlukan untuk memungkinkan interkoneksi sistem, peralatan, dan jaringan dari berbagai produsen, vendor, dan operator.
► Melalui standardisasi sistem dari vendor yang berbeda “memahami” satu sama lain.
Organisasi Standardisasi
► Standarisasi telekomunikasi dilakukan oleh lembaga-lembaga khusus yang menangani sistem telekomunikasi.
► Organisasi yang terlibat dalam pekerjaan standardisasi.
❑ para pelaku bisnis telekomunikasi yang terlibat dalam standardisasi dan
❑ otoritas yang menyetujui standar resmi.
► Pihak lain yang berkepentingan adalah pemerintahan yang tertarik untuk mengadopsi pendekatan nasional sebagai standar internasional dan pakar akademis yang ingin menjadi
penemu teknologi baru.
Otoritas Standardisasi di Beberapa Negara
► British Standards Institute (BSI; United Kingdom),
► Deutsche Industrie-Normen (DIN; Jerman),
► American National Standards Institute (ANSI; Amerika Serikat),
► Finnish Standards Institute (SFS; Finlandia ).
► European Telecommunications Standards Institute (ETSI).
Salah satu contoh standar yang dibuat oleh ETSI adalah sistem bergerak seluler digital GSM, standar utama komunikasi bergerak digital generasi kedua di seluruh dunia.
► The European Committee for Electrotechnical Standardization/European Committee for Standardization (CEN/CENELEC) adalah organisasi bersama untuk standardisasi teknologi informasi.
► The Conférence Européenne des Administrations des Postes et des Telecommunications or European Conference of Posts and Telecommunications Administrations (CEPT) adalah badan koordinasi untuk organisasi pos dan telekomunikasi negara di benua Eropa.
Organisasi Amerika
► Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) adalah salah satu perkumpulan profesional terbesar di dunia dan
telah menghasilkan banyak standar penting untuk telekomunikasi.
❑ 802.1: LAN / MAN Management dan Media Access Control Bridges
❑ 802.2: Logical Link Control (LLC)
❑ 802.3: CSMA/CD, Standar untuk Ehernet Coaxial atau UTP
❑ 802.4: Token Bus
❑ 802.5: Token Ring (untuk kabel STP)
❑ 802.6: Distributed Queue Dual Bus (DQDB) MAN
❑ 802.7: LAN Broadband
❑ 802.8: Fiber Optik LAN dan MAN, Standar FDDI
❑ 802.9: Integrated Services LAN Interface, standar ISDN
❑ 802.10: LAN/MAN Security, untuk VPN
❑ 802.11: LAN nirkabel atau Wi-Fi
❑ 802.12: Demand Priority Access Method
❑ 802.15: PAN nirkabel (Personal Area Network) seperti IrDA dan Bluetooth
❑ 802.16: Broadband Wireless Access, standar untuk WiMAX
Organisasi Amerika
► Electronic Industries Association (EIA) adalah organisasi produsen
peralatan elektronik Amerika. Banyak standarnya, seperti untuk
konektor untuk komputer pribadi, telah diterima secara global.
Misalnya, standar antarmuka data EIA RS-232 kompatibel dengan
rekomendasi V.24/28 dari ITU-T.
► Federal Communications Commission (FCC) sebenarnya bukan badan standar tetapi badan pengatur. Ini adalah organisasi pemerintah yang mengatur komunikasi kawat dan radio. Ini telah memainkan peran penting, misalnya, dalam pengembangan spesifikasi di seluruh dunia untuk radiasi dan kerentanan gangguan elektromagnetik peralatan telekomunikasi.
► The Telecommunications Industry Association (TIA) telah mengembangkan sistem seluler generasi ketiga global bersama-sama dengan ETSI dari Eropa dan Association of Radio
Industries and Broadcasting (ARIB) dari Jepang. Tugasnya adalah menyesuaikan standar global dengan lingkungan Amerika.
Organisasi Global
► International Telecommunication Union (ITU) adalah badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertanggung jawab untuk telekomunikasi.
► Dibagi antara dua badan standardisasi utama:
❑ ITU-T untuk standardisasi International telekomunikasi telepon dan data
❑ ITU-R standar internasional dibidang radio komunikasi
► The International Standards Organization/International Electrotechnical Commission (ISO/IEC) adalah organisasi bersama yang bertanggung jawab atas standardisasi teknologi informasi.
Organisasi Lain
► Internet Engineering Task Force (IETF) bertanggung jawab atas evolusi arsitektur
Internet. Ini menangani standarisasi rangkaian protokol TCP / IP yang digunakan di Internet.
► The Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) adalah organisasi terbuka
produsen sistem seluler. Tujuannya adalah untuk menentukan sistem seluler generasi
ketiga yang akan diterima di seluruh dunia dan memastikan kompatibilitas di antara
peralatan dari vendor yang berbeda.
► Telemanagement Forum (TMF) adalah organisasi produsen sistem yang bekerja
untuk mempercepat pengembangan standar manajemen jaringan.
Perkembangan Bisnis Telekomunikasi
► Di masa lalu, telekomunikasi merupakan kawasan bisnis yang dilindungi.
► Selama bagian akhir tahun 1980-an deregulasi bisnis telekomunikasi dimulai di Eropa dan berkembang pesat di banyak wilayah lain di dunia.
► Dua arah utama dari perkembangan ini adalah di bidang komunikasi suara (mobile communications), dan komunikasi data (Wide Band high-data-rate communications).
► Operator TV kabel juga menyediakan layanan serupa dalam hal persaingan. Penyediaan layanan multimedia, Perluasan Internet, dengan kemampuan yang meningkat untuk mentransmisikan suara selain data.
Jaringan Telekomunikasi Dasar
► Tujuan dasar dari jaringan telekomunikasi adalah untuk mengirimkan informasi pengguna dalam bentuk apa pun kepada pengguna jaringan lainnya.
► Pengguna jaringan publik ini disebut pelanggan.
► Informasi dapat berupa suara atau data.
► Pelanggan dapat menggunakan teknologi jaringan akses yang berbeda untuk mengakses jaringan.
► Jaringan telekomunikasi terdiri dari banyak jaringan berbeda yang menyediakan layanan berbeda, seperti layanan data, telepon tetap, atau seluler.
► Tiga teknologi yang dibutuhkan untuk komunikasi melalui jaringan adalah:
1. Transmisi
2. Switching
3. Pensinyalan.
► Masing-masing teknologi ini membutuhkan spesialis untuk teknik, operasi, dan pemeliharaannya.
Transmission
► Transmisi adalah proses pengangkutan informasi antara titik akhir sistem atau jaringan. Sistem transmisi menggunakan empat media dasar untuk transfer informasi dari satu titik ke titik lainnya:
1. Kabel tembaga (Copper cables), seperti yang digunakan di LAN dan saluran pelanggan telepon;
2. Kabel serat optic (Optical fiber cables), seperti transmisi kecepatan data tinggi di jaringan telekomunikasi;
3. Gelombang radio (Radio waves), seperti telepon seluler dan transmisi satelit;
4. Optik ruang bebas (Free-space optics), seperti pengendali jarak jauh inframerah.
Switching
► Switching dalam telekomunikasi adalah melakukan suatu proses hubungan antara dua pelanggan telepon, sehingga keduanya dapat berbicara satu sama lain.
► Switching bisa juga diartikan sebagai mekanisme penyambungan antar kanal komunikasi sehingga trafik telekomunikasi dapat dialirkan dari pengirim ke penerima.
► Perangkat switching pada jaringan telepon berupa sentral (exchange).
Menurut ITU-T Switching adalah :
► “Thee stablishing, on demand, of an individuall connection from a desired inlet to desired outlet within a set of inlets and outlets for as long as required for the transfer of information”
► Pembentukan koneksi atas dasar permintaan individu guna melakukan pertukaran informasi.
Automatic Switching
► Almon B. Strowger pada tahun 1887 mengembangkan sakelar otomatis pertama (yaitu elektro-mekanis).
► Konsep operasi secara step-by-step dari switch.
Contoh pelanggan jika ingin melakukan dial ke no 375:
Jika melakukan dial angka 3, maka akan ada tiga pulsa yang dikirim dari telepon ke switching.
Switching kemudian naik 3 level di bank relai pertama. Pada relay ke-2 jika dilakukan dial
pada angka 7, maka switching naik 7 level pada bank relai kedua. Selanjutnya jika kita
melakukan dial angka 5, pada switching akan naik 5 level pada bank relay ke-3. Begitulah
proses seterusnya.
Digital Switching
► Teknologi PSTN saat ini, perutean panggilan dari sumber ke tujuan sebagian besar dikontrol oleh digital switching yang diperkenalkan pada tahun 1970-an.
► Selain komunikasi suara, komunikasi data juga dilakukan melalui PSTN saat ini
Evolusi Perkembangan Telepon
► Pensinyalan adalah mekanisme pertukaran informasi antar elemen dalam jaringan, yang
direalisasikan dalam bentuk kode-kode standar yang telah disepakati, bertujuan untuk
melakukan pembentukan sesi, memelihara sesi, dan mengakhiri sesi dalam jaringan.
► Beberapa contoh pensinyalan pada jalur pelanggan adalah sebagai berikut:
► Off-hook condition : Sentral memberi tahu bahwa pelanggan telah mengangkat hook telepon (loop dc terhubung) dan memberikan nada panggil ke pelanggan.
► Dial: Pelanggan menekan angka dan melakukan panggilan secara digital dan diterima sentral telekomunikasi.
► On-hook condition : Pelanggan telah menyelesaikan panggilan (loop pelanggan terputus), mengakhiri koneksi.
► Pensinyalan dibutuhkan untuk melakukan panggilan sehingga terjadi pertukaran informasi.
► Pensinyalan dapat diartikan sebagai bahasa komunikasi antar peralatan telekomunikasi.
► Banyak sistem persinyalan yang berbeda yang digunakan untuk melakukan interkoneksi antar pertukaran yang berbeda.
► Pensinyalan adalah masalah yang sangat kompleks dalam jaringan telekomunikasi.
Pengoperasian Telepon Konvensional
► Public Switched Telephone Network (PSTN) adalah Istilah yang digunakan untuk menyebut jaringan telepon tetap (rumah)
► PSTN adalah jaringan publik yang dikelola oleh negara dan bersifat circuit switch. Pada
awalnya PSTN hanya dipersiapkan untuk fasilitas teleponi (layanan suara).
► PSTN merupakan jaringan telekomunikasi pertama dan terbesar di seluruh dunia.
Karakteristik PSTN
► Bekerja secara analog dengan pada frekuensi 300 – 3400 Hz.
► Bersifat circuit-switched.
► Memiliki bandwith kanal data 64 kbps.
► Bersifat fixed sehingga mobilitasnya sangat terbatas.
► Dapat diintegrasikan dengan jaringan lain, seperti:
Integrated Service Digital Network (ISDN), public land
mobile network (PLMN), Packet Data Network (PDN).
Karakteristik PSTN
► PSTN dapat dibagi menjadi 3 jaringan utama, yaitu :
1) Jaringan Backbone
Merupakan core network/jaringan inti yang membangun PSTN, yaitu jaringan yang menghubungkan antar sentral.
2) Jaringan Akses
Merupakan jaringan yang berfungsi menghubungkan sentral sampai ke pelanggan.
Jaringan Akses dapat dibagi menjadi empat, yaitu :
1. Jaringan Lokal Akses Tembaga (Jarlokat)
2. Jaringan Lokal Akses Radio (Jarlokar)
3. Jaringan Lokal Akses Fiber Optik (Jarlokaf)
4. Hybrid Fiber Coaxial (HFC)
3) Jaringan Interkoneksi
Karakteristik PSTN
► Jarlokar adalah jaringan lokal akses yang memanfaatkan media udara sebagai media
transmisinya, dimana antenna dijadikan sebagai pemancar dan penerima sinyal informasi.
Beberapa teknologi yang menggunakan radio diantaranya adalah :
WLL (Wireless Local Loop)
Seluler
WiFi
Wimax
Karakteristik PSTN
► Jarlokar adalah jaringan lokal akses yang memanfaatkan media fiber optic sebagai media transmisinya, sehingga proses pengiriman sinyal informasi dapat dilakukan lebih cepat.
► Terdapat beberapa metode dalam mengintegrasikan Jaringan fiber pada PSTN,
yaitu :
❑ FTTC (Fiber to The Curb) - Fiber to the curb (FTTC) adalah arsitektur jaringan fiber optik yang mendistribusikan format isyarat optik dari pusat penyedia hingga kabinet (curb) dekat pelanggan menggunakan serat optik sebagai medium penghantarnya.
Karakteristik PSTN
► Jaringan PSTN dapat melayani beberapa perangkat terminal pelanggan, diantaranya : fixed telephone, cordless telephone, fax, komputer, pay phone, dan PBX. Salah satu perangkat terminal yang banyak digunakan pelanggan adalah telepon.
► Cara sentral mengenali nomor telepon yaitu dengan keypad suatu telepon modern dihubungkan untuk suatu generator nada, yaitu suatu sirkit elektronik yang menterjemahkan masukan(tekan tombol) ke kode nada. Masing-masing digit termasuk "bintang"(*) dan "pagar"(#) diwakili oleh suatu kombinasi dua nada (dua frekuensi) yaitu frekuensi tinggi dan frekuensi rendah. Standard tersebut dikenal sebagai dual-tone-multi-frequency (DTMF).
Prinsip Kerja Telepon Kabel
Microphone
► Mikrofon mengubah energi akustik menjadi energi listrik.
► Awalnya mikrofon telepon disebut mikrofon karbon yang memiliki diafragma dengan wadah
kecil dari butiran karbon dan dioperasikan sebagai resistor variabel yang disuplai dengan
tegangan baterai dari lokasi pertukaran.
► Ketika gelombang suara menekan butiran karbon lebih erat, resistansi loop menurun dan
arus sedikit meningkat.
► Perubahan tekanan udara menghasilkan sebuah variable arus bolak-balik ke loop pelanggan.
► Arus variabel ini berisi informasi suara.
Fungsi Pensinyalan
► Mikrofon menghasilkan arus listrik yang membawa informasi suara, dan earphone menghasilkan suara di ujung penerima rangkaian ucapan.
► Jaringan telepon menyediakan layanan dialed-up atau circuit-switched yang memungkinkan pelanggan untuk memulai dan mengakhiri panggilan.
► Pelanggan menghubungi nomor yang ingin dia hubungkan.
► Hal ini membutuhkan transfer informasi tambahan melalui loop pelanggan dan dari suatu exchange ke exchanges yang lain.
► Transfer informasi tambahan ini disebut pensinyalan.
Setup and Release of a Call (Pengaturan dan Pelepasan Panggilan)
- elephone exchanges memasok tegangan dc ke loop pelanggan, dan perangkat telepon menggunakan tegangan yang disediakan ini untuk pengoperasian.
- Tegangan dan arus yang disediakan langsung digunakan untuk transmisi pembicaraan di samping fungsi pensinyalan yang mencakup deteksi kondisi on / off-hook dan panggilan.
Rotary Dialing
• Disebut juga loop disconnect signaling
• Kelemahannya: lambat, mahal, tidak mendukung layanan tambahan (misal: call forwarding)
Tone Dialing
► Pertukaran ini dilakukan secara digital sehingga tidak memerlukan pulsa berdaya tinggi untuk menggerakkan sakelar elektromekanis lama.
► Saluran pelanggan tetap dipasok oleh baterai –48- atau –60-V sehingga telepon terus beroperasi secara independen dari catu daya listrik.
► Telepon elektronik menggunakan arus 50 hingga 500 μA
► Telepon modern biasanya memiliki 12 tombol tekan (tombol A sampai D tidak termasuk).
► Setiap tone menghasilkan dua frequensi yang berada dalam rentang pita frekuensi suara (300–3.400 Hz)
► Prinsip pensinyalan ini dikenal sebagai pensinyalan multi-tone multi frequency (DTMF).
Keuntungan dari tone dialing:
• Lebih cepat dan semua digit yang digunakan untuk melakukan panggilan membutuhkan waktu yang sama.
• Kesalahan panggilan lebih sedikit.
• Memungkinkan Pensinyalan ujung-ke-ujung.
• Tersedia tombol tambahan (*,#, A, B, C, D) untuk aktivasi layanan tambahan.
Komentar
Posting Komentar